Kania Music School..

Telah berdiri kini, sekolah musik (classic) di Jl. Raya Sempur No. 34, Bogor. Kali ini kita bisa belajar beberapa alat musik yg sangat menarik, seperti Harpa, Biola, Piano, Gitar, Cello, Vocal, & Drum (Percussion)

Awal mulanya Kania Music School (KMS) berdiri dicetuskan oleh dua orang, yaitu Kania Siregar dan Muhammad Nuramin. IS

Mengawali 2010 dengan tekad membuka sebuah sekolah musik, KMS menggelar konser di Gedung Baheula, Jl. Vila Duta 2 No.5, Bogor, untuk menandai soft launch sekolah musik yang beralamat di Jl. Raya Sempur Nomor 34 Bogor tersebut. Salah seorang penggagas dan pendiri KMS, Kania Siregar mengatakan, keinginan untuk mendirikan sekolah musik sudah menjadi obsesinya sejak 2006 lalu, setahun sejak kepulangannya memperdalam studi musik di Eropa.

Pola pengajaran musik gaya Eropa yang diterimanya pun akan ditularkan dalam pola kurikulum sekolah musik yang dikelolanya bersama Mas Muh (Muhammad Nuramin, red.), seorang pembuat dan pengajar biola serta pencipta lagu.

Dengan menggelar konser yang ditonton para orangtua, Kania berharap para siswa dapat lebih terpacu lagi motivasi dalam memperdalam pengetahuan tentang musik. Diharapkan, bekal wawasan tentang musik yang diajarkan tim pengajar Kania Music School bisa membentuk karakter anak yang berguna di masa depan.

Mas Muh berharap secara realitis dan tekhnis yg diharapkan dr KMS yaitu;

1. Konsisten kontributif terhadap pengajaran dan pendidikan musik yg berkualitas pada masyarakat

2. Sebagai wahana, sarana, dan wadah bagi para insan/komunitas musik untuk melakukan aktivitas dan mengembangkan kreativitas musik.

Secara filosofis KMS diharapkan mampu “memasyarakatkan musik dan memusikan masyarakat.”

 

 

Berikut beberapa biografi guru-guru pengajar KMS:

Pianist, KANIA SIREGAR, Setelah lulus SMA, Kania langsung memutuskan untuk mengasah bakatnya dalam permainan piano di Muziek Academie-St. Pieters Woluwe, Brussel-Belgia. Pada tahun 2000 dia meneruskan studinya di Lemmens Institut, Leuven-Belgia untuk berkonsentrasi pada Piano Music Pedagogy (Teknik-teknik mengajar piano). Pada tahun 2002, dia mempelajari Technical of Piano di Bonn, Jerman. Di sana dia belajar bagaimana caranya untuk bermain piano dengan teknik yang semestinya: mulai dari cara duduk yang benar, pernafasan, dan permainan jari. Pada tahun 2004 dia kembali ke Leuven-Belgium dan menyelesaikan Music Pedagogynya. Sesudah menyelesaikan studinya di Eropa, pada tahun 2005 dia kembali ke Bogor-Indonesia. Dan sekarang Kania berkonsentrasi dalam mengajar murid-murid yang ingin menekuni piano dan tampil dengan die Zaubermusik.

Violinist, Muhammad Nuramin, Lahir di Pati, 30 Mei 1984, memiliki background pendidikan; Major Master Teknologi Kelautan, IPB; Minor Master Sound Acoustic of Wood for Music Instruments, IPB. Profesi yang dimiliki antara lain; Staf pengajar di Fakultas Perikanan, IPB; Owner Madani Corp.; Expert staff di Konsultan Pusat Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat, dan Professional Composer dan Arranger. Pengalaman musik yang pernah dia geluti yaitu; pendiri Maespati Band; Pendiri dan pengajar di Madani Violin Institute dan Violin Handmade; Komposer dan arranger album beberapa pemusik dan grup musik, dan beberapa lagu instansi swasta maupun pemerintahan.

Harpist, ERASPUTRANTO, Kecintaannya terhadap musik sudah ditunjukannya dari kecil. Dia belajar piano klasik dari ibunya, pop-jazz piano di Elfa Music Studio, instrument tradisional (Gamelan, Kecapi, Suling) dari Ojang Cahyadi dan Uci Sanusi, biola klasik di Braga Music Bandung, kelas privat dengan violinist senior Suryati Supilin, dan akhirnya memutuskan untuk berkonsentrasi pada harpa setelah mengambil kelas di Heidi Awuy School of Harp. Dia juga menghadiri master class dari Harpist Margeritha Scafidi dan west-jazz music dari Idang Rasidi. Dalam ujian ABRSM dia memperoleh peringkat passed with distinction. Eras juga tercatat sebagai Harpist Twilite Orchestra di bawah pimpinan Addie MS. Dan pada tahun 2009, Eras tampil bersama Twilite Orchestra di Sydney Opera House, sebagai orkes simfonik pertama Indonesia yang berhasil tampil di sana. Selain itu dia juga tampil dengan Twilite Youth Orchestra (Conductor: Eric Awuy) dan The Jakarta Symphony (Conductor: Carlo Zappa dan Juhad A.)  Sebagai wakil Aoyama Harp Japan di Indonesia, Eras juga belajar di Fisip Universitas Indonesia, jurusan komunikasi, dan bergabung dengan die Zaubermusik.

Guitarist, ADIWICAKSANA INOUNU, Memulai pendidikan Gitar Klasik pada tahun 1997 dengan mengikuti kursus di Yamaha Bogor Musik. Pada tahun 1999 pernah menjadi Finalis Yamaha Festival Gitar Indonesia. Pada tahun 2000 menjadi Juara 2 tingkat Nasional pada Pesta Musik Yamaha kategori Gitar Klasik. Tahun 2002 berhasil lulus ujian Gitar Klasik Grade pre – 5. Kemudian menjadi staf pengajar Gitar Klasik pada Yamaha Bogor Musik dari tahun 2003 – 2006.

Sopran, THASSIA SILITONGA, adalah penyanyi bersuara Sopran, lulusan Universitas Negeri Jakarta jurusan Vokal. Ia mengikuti beberapa paduan suara seperti paduan suara Sanctus (2000) – dibawah pimpinan Jossy Luwiska, Jakarta Serenade Choir (2003), Angelicus Choir (2004) – dibawah pimpinan Delima Simamora, Batavia Madrigal Singers (2005) – dibawah pimpinan Avip Priatna dan Psalterio Singers – dibawah Adi Nugroho dan Jossy Luwiska. Dengan Beberapa Paduan Suara tersebut ia sudah mengikuti berbagai konser dan meraih prestasi di kompetisi seperti Juara Pesparawi PGIS Bogor, Juara 1 Pesparawi Klasis Jakarta Selatan, Juara II Festival Paduan Suara RRI nasional, Peringkat IV  terbaik National Competition UNPAR IV Bandung, Juara I Pesparawi Yamuger Nasional, Juara III  Olympic Choir di Xiamen China, Concert Birthday Madrigal, Transfiguration Concert dengan Anavathmi Choir di Gereja Santa Theresia, Serene and Bliss Concert di Bogor dan Cirebon, Christmas All The Way Concert dengan VOGM dan lainnya. Dalam beberapa kali konser, ia menjadi solis. Pernah mengikuti Master Class Vokal dari Aning Katamsi dan choir master class dari Jonathan Velasco. Ia juga pernah mengikuti belajar vokal dibawah beberapa pelatih Vokal. Profesi yang ditekuni saat ini adalah seorang guru seni musik di sekolah formal dan juga pelatih vokal di beberapa sekolah non-formal. Ia juga menjadi pelatih dan conductor Vox Felicitas Children Choir yang sudah beberapa kali tampil dan meraih prestasi. Di tengah kesibukannya itu, Thassia juga tampil dengan die Zaubermusik.

————————————————————————————————————————————————–

Berikut daftar biaya pendidikan les private & group:

Telah dibuka kelas untuk Jazz Piano..

Advertisement

About michko

gw adalah sesosok manusia dengan dibekali ilmu (seadanya) dan sedikit pengalaman hidup, dimana sedang mencari jalan hidup menuju kemapaman (halaaaah?!!) intinya mah gw caur, alakadarnya.. hahahaha.. tar lah kapan-kapan di update lagi ma yang agak beneran dikit.. View all posts by michko

28 Responses to “Kania Music School..”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.